Tampilkan postingan dengan label good for children. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label good for children. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Maret 2013

Bagus/Nggak? The Croods

Pertama kali melihat poster film ini, Movie Pos tidak tertarik untuk menontonnya sama sekali.


Jujur, desain karakter manusia purba dalam film ini tidaklah menarik. Kurang lucu seperti film-film animasi lainnya. Namun, Dreamworks Animation Studio tidak main-main dalam memproduksi film ini. Deretan pengisi suara yang berasal dari para aktor terkenal seperti Nicolas Cage, Emma Stone, Ryan Reynolds,dan lain-lain membuat Movie Pos tertarik untuk menontonnya. Dan ternyata, film ini luar biasa bagus!! Desain karakter yang kurang menarik ternyata tidak berpengaruh pada kualitas film ini. Aksi-aksi spektakuler, setting yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, humor cerdas, serta nilai moral cerita dalam film ini membuat The Croods menjadi film animasi yang wajib ditonton.

Kamis, 18 Agustus 2011

HOT REVIEW: Kungfu Panda 2 - 7 Hal Positif Yang Bisa Diperoleh Dari Cerita Ksatria Naga -

Saat ini, menemukan sebuah hiburan film yang bisa ditonton dan dinikmati para penonton dari berbagai umur sangat susah. Kebanyakan film yang beredar di bioskop lebih ditujukkan untuk orang dewasa. Kasihan anak-anak kecil. Untung ada Kungfu Panda 2.


Para orangtua bisa bernapas lega ketika mereka mengajak anak mereka ke gedung bioskop. Mereka tidak perlu takut anak mereka akan mendapat tontonan yang memberikan pengaruh negatif ketika menonton film arahan Jennifer Yuh ini. Sebenarnya, bukan hanya anak-anak yang mendapatkan faedah ini melainkan juga orang dewasa. Mengapa? karena cerita dari film ini sangat dipenuhi nilai-nilai moral yang positif. Kalau buat anak-anak, pesan moral ini bisa menjadi pembelajaran yang bagus untuk masa depan, orang dewasa bisa menggunakannya sebagai bahan perenungan. Berikut tujuh pesan moral yang Movie Pos peroleh ketika menonton film ini.


1. Di mana-mana kejahatan itu nggak pernah bisa menang atas kebaikan. Pada awalnya mungkin bisa menang namun pada akhirnya penjahat selalu kalah, bagaimana pun baiknya mereka merencanakan rencana jahat mereka.

2. Ketenaran dan reputasi hebat tidak harus membuat seseorang menjadi sombong. Lihat saja Po, Panda yang menjadi Ksatria Naga dan dielu-elukan oleh banyak pihak. Po tetap rendah hati dan karena itulah dia dicintai oleh banyak orang, termasuk para penonton.

3. Masa lalu tidak akan pernah bisa diubah. Yang bisa diubah adalah masa sekarang dan masa depan. Itulah yang dilakukan oleh Po ketika dia menemukan cerita masa lalu nya yang memilukan.

4. Latar belakang keluarga dan masa lalu yang buruk tidak akan bisa merebut jati dirimu saat ini. Ketika Po telah menetapkan jati dirinya, jiwanya menjadi bebas dan yang terpenting hatinya bahagia dalam menjalani hidup.

5. Kejahatan tidak selalu bisa dibalas dengan kejahatan. Dendam hanya menghancurkan orang yang menyimpannya. Po tahu hal ini dan dia tidak terjebak dalam dendam. Sebuah teladan yang baik.

6.  Sangat penting untuk memiliki sebuah komunitas pertemanan dimana kita saling bisa menguatkan. Po mengalaminya ketika dalam pergumulannya dengan masa lalu, teman-temannya (Furious Five) ada di sampingnya.

7. Master Shifu (Guru Po) berkata,"ketika hatimu damai, tidak ada yang tidak mungkin untuk dilakukan." Hati yang damai di dalam Tuhan akan menembus banyak kemustahilan.


Itulah tujuh pesan moral yang didapat ketika Anda menonton Kungfu Panda 2. Satu-satunya kelemahan film ini adalah sosok musuh yang kurang menggigit. Ceritanya mudah tertebak dan terkesan biasa. Namun semua itu tertutupi oleh tingkah lucu Po si Panda. Para karakter yang ada dalam film ini juga mudah untuk disukai. Movie Pos menjamin bahwa setidaknya, kalau Anda tidak tertawa, Anda akan tesenyum ketika menonton film ini. Selamat menonton :)

 Movie Pos Rating: 8/10 
Rating: Semua Umur

Untuk mengetahui jadwal nonton film ini, Anda bisa klik di sini

 Film Kungfu Panda yang pertama dapat disewa di: 
 Wins Disc (Hubungi: 031-5945771 / 031-7325412) 

Jumat, 15 April 2011

Masalah Keluarga Dari Sudut Pandang Bocah


Menonton film ini seperti diingatkan nilai-nilai kekeluargaan dan bertetangga dari sudut pandang anak berusia 9 tahun, Ramona Quimby. Diceritakan juga bagaimana orangtua dan guru berhadapan dengan anak berusia 9 tahun yang sangat aktif dan memiliki imajinasi tinggi. Bagaimana bila penopang ekonomi keluarga dipecat sementara tagihan menumpuk. Menghadapi badai secara bersama-sama. Orang tua dengan cara yang normal, dan Ramona dengan caranya sendiri. Selain itu, chemistry antara dua karakter utama yaitu kaka beradik yang diperankan oleh Selena Gomez dan Joey King sangat pas. Mereka adalah karakter yang mudah disukai.


Melihat film ini seperti membaca beberapa bukunya sekaligus dengan penambahan di sana sini. Buku-bukunya sendiri setahu saya belum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Namun film ini bagi saya adalah sebuah  paket lengkap. Saya tertawa, menangis, terharu, terkaget-kaget, dan terpana oleh imajinasi Ramona yang divisualkan dengan cantik. Ramona And Beezus sangat pas menjadi tontonan keluarga dan tentu saja aman bagi anak-anak kecil :)

Ditulis oleh : Bee
(bee@moviepos.net)
 Film Ramona And Beezus dapat disewa di: 
 Wins Disc (Hubungi: 031-5945771 / 031-7325412) 

Sabtu, 12 Februari 2011

Keajaiban Seorang Gadis Cilik

Akeelah and the Bee memang merupakan film anak-anak. Tapi jangan meremehkan kekuatan ceritanya maupun pesan moralnya.


Akeelah adalah seorang anak dengan orang tua tunggal dan dua orang kakak. Ayahnya telah meninggal beberapa tahun yang lalu saat film ini mulai bergulir. Mereka berdua (Akeelah dan ayahnya) dulu sering bermain Scrabble, sebuah permainan menyusun kata. Karena itu Akeelah selalu mendapatkan nilai terbaik dalam mengeja. Hal itulah yang membuat gurunya dan kepala sekolahnya mendorong Akeelah untuk mengikuti Spelling Bee (lomba mengeja). Akeelah dipertemukan dengan seorang dosen untuk mementor dia menghadapi lomba itu. Lomba mengeja tidaklah semudah yang disangka. Peserta lomba harus mengetahui arti kata dan bahasa asal dari kata yang diajukan juri untuk membantu dia mengeja dengan tepat. Awalnya Akeelah merasa tidak memerlukan mentor dan meremehkan bantuan yang didapatnya. Saat dia lolos ke skala regional, Akeelah merendahkan hatinya datang menemui mentornya.


Di dalam perlombaan itu, dia bertemu dengan seorang teman dan seorang lawan. Seorang teman yang membantu dia mengeja, dan seorang lawan yang tangguh. Lawannya adalah seorang anak yang sudah dua kali menjadi juara dua tingkat nasional, dan yang ditekan oleh orang tuanya untuk menjadi nomor satu. Lawan tangguhnya ini selalu bersikap dingin terhadap Akeelah sekalipun Akeelah menunjukkan sikap bersahabat. Dalam usahanya ke tingkat nasional, Akeelah harus berhadapan dengan ibunya yang tidak setuju dan dengan kakak lelakinya yang meremehkannya. Namun dia akhirnya beroleh dukungan dari seluruh anggota keluarganya dan warga sekitar tempat tinggalnya. Saat penentuan juara nasional, Akeelah harus memilih untuk berbuat curang demi lawannya menang atau tidak. Persahabatan seketika tercipta di atas panggung lomba mengeja nasional saat lawannya mengetahui maksud hati Akeelah. Ending film ini sangat manis dan mudah ditebak sebenarnya. Mereka bersama-sama menjadi juara satu.


Sebagai tontonan keluarga dan bersama sahabat, film ini sangat cocok. Orang tua dapat menjelaskan kepada anak-anak mengenai nilai moral film ini. Jangan lewatkan film yang satu ini. Sangat recommended!

Ditulis oleh : Bee
(bee@moviepos.net)
 Film Akeelah And The Bee dapat disewa di: 
 Wins Disc (Hubungi: 031-5945771 / 031-7325412) 

Selasa, 16 November 2010

Kesuksesan Adalah Sebuah Petualangan

Lewis adalah seorang anak yang tinggal di rumah yatim piatu. Ia sangat suka bereksperimen dengan membuat penemuan-penemuan. Sayang sekali penemuan-penemuannya belum ada yang berhasil sehingga menimbulkan kekacauan. Termasuk kekacauan pada saat wawancara adopsi sampai-sampai tak ada satupun pasangan suami istri yang mau mengadopsi Lewis. Sebab itu dia merasa sangat tertolak dan trauma dengan wawancara adopsi. Lewis akhirnya memutuskan untuk membuat penemuan yang bisa membuatnya bertemu dengan sang ibu yang dulu meninggalkannya di depan pintu rumah yatim piatu itu. Lewis mengikutsertakan penemuan tersebut pada Science Fair yang diadakan di sekolahnya. Sebenarnya penemuannya berhasil kalau saja teman sekamarnya (yang datang dari masa depan) tidak menggagalkannya. Dan kekacauan yang diakibatkan oleh penemuannya merusak seluruh Science Fair. Lengkap sudah penderitaan Lewis. Selain merasa tertolak dia juga merasa gagal. Namun karakter Lewis yang pantang menyerah membawa dia ke masa depan dan bertemu dengan sebuah keluarga ajaib, petualangan seru pun dimulai.
Walaupun film ini adalah film animasi namun jangan salah, Meet The Robinsons sarat dengan moral-moral  positif. Judul “Kesuksesan Adalah Sebuah Petualangan” sangat cocok untuk menggambarkan film Meet The Robinsons.  Moral film ini tidak diragukan lagi adalah tetap maju terus dan menghargai kegagalan sebagai kesuksesan yang tertunda. Ketika kita tidak pernah menyerah, satu saat kita pasti bisa merealisasikan mimpi kita. Selain itu, nilai kekeluargaan dan kepedulian terhadap sesama juga sangat kental mewarnai film ini. Film ini ditutup oleh kutipan dari Walt Disney.

"Around here, however, we do’t look bakwards for very long.
We keep moving forward, opening up new doors
and doing new things, because we’re curious…
And curiosity keeps leading us down new paths."
(Walt Disney)

Ditulis oleh : Bee
(bee@moviepos.net)

 Film Meet The Robinsons dapat disewa di: 
 Wins Disc (Hubungi: 031-5945771 / 031-7325412)